Sakit Merugikan Perusahaan



Bagikan melalui :

Sakit Merugikan Perusahaan

Penulis : Drs. Psi. Reksa Boeana - Tanggal : 14-Jan-2024





Sakit bagi karyawan adalah sesuatu yang wajar. Wajar bagi mereka jika sakit tentu saja berhalangan hadir kerja. Sakitnya karyawan tentu saja kerugian bagi perusahaan. Ketidakhadiran karyawan menjadi penyebab team kerja tidak dapat bekerja optimal. Sakitnya karyawan bukan disebabkan oleh perusahaan tetapi perusahaan yang dirugikan ketika karyawan berhalangan hadir kerja karena sakit.

Karyawan juga tidak bisa disalahkan pak. Karena sakit bukan disebabkan oleh karyawan. Karyawan tidak bisa menghindari diri dari sakit, sakit itu terjadi alamiah, bisa terjadi pada siapapun pak. Berarti sakit itu bukan disebabkan oleh karyawan dan juga bukan disebabkan oleh perusahaan. Berarti apa yang menyebabkan manusia sakit? Jawaban karyawan : Virus dan bakteri.

Coba kita telaah lebih dalam. Virus dan bakteri itu sudah ada di ala mini. Mereka diciptakan dan tak bisa masuk pada diri manusia yang system imunnya baik, kondisinya baik. Kita tak bisa salahkan hasil ciptaanNya. Mereka berhak juga untuk hidup. Mereka dapat hidup dan berbiak dalam tubuh yang kurang diperhatikan oleh pemiliknya. Kita yang memberikan kesempatan, mereka masuk dalam tubuh kita. Bagaimana dengan yang memliki penyakit dalam. Ya mereka menderita itu, karena pola hidup yang tidak sehat.

Setelah memahamkan sumber sakit adalah diri kita sendiri maka mulai karyawan yang sakit diajak untuk memperbaiki pola hidup mereka. Ada Karyawan yang setiap bulan, selalu tidak hadir karena sakit. Bersama karyawan mencari sumber sakit lambungnya, mengidentifikasi factor penyebabnya. Akhirnya karyawan mendapatkan pemahaman, bahwa sakitnya berarti ada organ di lambung yang luka. Luka tidak akan tertutup jika karyawan terus makan pada jam makan biasa, luka akan terbuka Kembali.

Disepakati karyawan perlu melakukan Intermitten Fasting ( IF ), 16 jam. Makan malam terakhir jam 20.00 dan mulai makan Kembali jam 12 siang. Dengan istirahat selama 16 jam maka tubuh memliki kesempatan untuk memperbaiki diri sendiri. Luka menjadi kering. Karyawan pun diberikan bimbingan untuk makan yang bersifat asam karena akan berubah menjadi basa ketika masuk dalam tubuh. Dengan demikian, maka asam lambungnya dapat ditekan. Semua identifikasi dilakukan dengan pertanyaan terbuka dan karyawan menyadari tentang apa yang harus dilakukannya.

Ketika seseorang sudah sering sakit di masa muda maka ia menjadi berpenyakit di masa tua. Orang yang mencari alasan sakit berarti membentuk pikiran untuk mengajarkan pada organ tubuh tentang ia sedang sakit. Organ terbiasa menerima diri sebagai lemah. Orang yang demikian akan mudah jatuh sakit. Jangan manjakan diri , tidak hadir kerja ketika badan terasa capek atau semacamnya. Buatlah diri kita kuat karena taka da karyawan yang ingin merugikan perusahaan tempat ia mendapatkan sumber penghidupan. Singkat kata, karyawan sembuh datri sakit maag, tak lebih dari 2 bulan, tanpa harus minum obat.

Salam improvement. Mindset yang menentukan Kesehatan, mindset yang menentukan hasil.  


Bila bermanfaat, bagikan melalui :